Jurnal Lektur Keagamaan
Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 19 No. 1 Tahun 2021

Manuskrip La Galigo dalam Tradisi Massure’ di Wajo-Sulawesi Selatan

Hamsiati Hamsiati (Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Republik Indonesia)
Wardiah Hamid (Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Republik Indonesia)
Mustolehudin (Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Republik Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2021

Abstract

The La Galigo Manuscript is the longest literary work in the world, which is the ancestral heritage of the people of South Sulawesi. These manuscripts contain knowledge, traditions, religion, and art. This paper aims to explore the La Galigo manuscript in the massure' tradition in Wajo. Methods of collecting data through interviews, observation, and documentation. The findings show that the existence of the La Galigo manuscript in Wajo is partly a private collection of the community. This manuscript, in the context of socio-religious culture, is practiced through the massure art tradition by the Bugis Wajo community. The Massure' tradition can be found in Bugis community ceremonies such as the maddoja bine tradition, mappenre' tojang, menre' bola baru (rising to a new house), tudang penni (pre-wedding night party), and cultural festivals in Wajo. Keywords: La Galigo, Manuscript, Massure', Wajo   Manuskrip La Galigo merupakan karya sastra terpanjang di dunia, yang merupakan warisan nenek moyang masyarakat Sulawesi Selatan. Manus-krip ini memuat tentang pengetahuan, tradisi, agama dan kesenian. Tulisan ini bertujuan mengeksplorasi manuskrip La Galigo dalam tradisi massure’ di Wajo. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan keberadaan manuskrip La Galigo di Wajo sebagian merupakan koleksi pribadi masyarakat. Manuskrip ini dalam konteks sosial budaya keagamaan, dipraktikkan melalui tradisi kesenian massure’ oleh masyarakat Bugis Wajo. Tradisi Massure’ dapat dijumpai pada upacara-upacara masyarakat Bugis seperti dalam tradisi maddoja bine, mappenre’ tojang, menre’ bola baru (naik rumah baru), tudang penni (pesta malam pra akad nikah), dan festival kebudayaan di Wajo. Kata Kunci: La Galigo, Manuskrip, Massure’, Wajo

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

lektur

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

the studies of classic religious manuscripts; the studies of contemporary religious manuscripts; religious history and society; religious archaeology; and religious arts on the scope of ...