Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menguji pengaruh jumlah dewan komisaris, proporsi komisaris independen, serta jumlah rapat terhadap profitabilitas perusahaan. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan merupakan 20 perusahaan dari sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2018. Regresi linear berganda digunakan untuk menganalisis pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan secara simultan menggunakan uji F, karakteristik dewan komisaris yang diukur dengan jumlah dewan komisaris (DK), proporsi dewan komisaris (KI), dan jumlah rapat (RD) berpengaruh terhadap return on asset (ROA), dan hasil penelitian yang dilakukan secara parsial dengan menggunakan uji T menyatakan bahwa proporsi dewan komisaris independen memiliki pengaruh terhadap profitabilitas (ROA), sedangkan jumlah dewan komisaris (DK), jumlah rapat (RD) tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas (ROA).
Copyrights © 2020