PD BPR NTB Lombok Tengah di Nusa Tenggara Barat merupakan sebuah lembaga keuangan bank. Dalam upaya menyalurkan kredit secara optimal, diperlukan likuiditas yang mencukupi. Untuk mengetahui kondisi likuiditas bank diukur dengan parameter Loan to Deposit Ratio (LDR) yang sehat, terutama di tengah wabah Covid-19. LDR yang sehat ditetapkan 0% hingga 94,75%. Dalam praktiknya, rasio LDR yang menggambarkan penyediaan dana likuiditas untuk penyaluran kredit yang optimal adalah sekitar 85% sampai dengan 90%. Untuk menjaga agar LDR dalam kondisi sehat, salah satunya BPR harus meningkatkan penghimpunan dana dari pihak ke tiga dalam bentuk tabungan dan deposito. Dengan LDR yang sehat maka BPR dapat meningkatkan kinerja penyaluran kredit secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkannya. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif berdasarkan pada data sekunder bersumber dari laporan keuangan publikasi yang dapat diakses pada laman OJK dan informasi lainnya melalu laman bpr-loteng.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio LDR pada bulan Desember 2019 sebesar 75,76%, Desember 2020 sebesar 88,34% dan Juni 2021 sebesar 90,93%, secara keseluruhan dalam kondisi sehat, baik sebelum maupun disaat pandemi Covid-19. Sedangkan ketersediaan dana likuiditas yang bersumber dari Dana Pihak Ketiga mengalami kontraksi khususnya tabungan. Dalam hal penyaluran kredit, BPR masih mengalami pertumbuhan maupun melambat.
Copyrights © 2021