Mempelajari bagaimana konsep teknologi informasi, kenyamanan, risiko keamanan dan fungsi layanan mempengaruhi kinerja pengelolaan anggaran publik dengan menggunakan Internet banking merupakan tujuan diadakannya penelitian ini. Quantitative method dipilih dalam pelaksanaan penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah studi ilustratif. Warga yang disurvei termasuk direktur keuangan Dinas Pendidikan AUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di 34 kabupaten di Indonesia, dan direktur departemen kebudayaan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Partisipan penelitian dipilih berdasarkan metode random sampling yang digunakan yaitu melalui Formulir G yang didistribusikan melalui grup WhatsApp selama 1 minggu, dan 103 subjek dipilih. Analisis data menggunakan pendekatan Structured Equation Model (SEM) yang didukung oleh software Intelligent PLS. Kesadaran hasil pengujian, teknologi informasi, kesesuaian, risiko keamanan dan kemampuan layanan terbukti memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pengelolaan anggaran negara. Sebagai pelaksana peran online banking dalam pengelolaan keuangan nasional, kami berharap agar departemen keuangan yang terdiri dari pengguna anggaran, kontraktor dan staf treasury dapat menjaga kinerja departemen keuangan serta Kementerian Pendidikan dan budaya.
Copyrights © 2022