Dusun Bangunsari, Bangunkerto, Turi, Sleman, semula dikenal sebagai salah satu dusun sentra penghasil Salak Pondoh. Seiring dengan laju pengembangan pertanian di Indonesia, harga Salak Pondoh kian merosot dan tidak lagi dapat diandalkan sebagai penghasil utama penduduk. Di samping memerlukan diversifikasi dalam pengolahan hasil produksi Salah Pondoh, perlu juga dikembangkan potensi produk lain dalam upaya pengembangan kewirausahaan. Dusun Bangunsari mempunyai kekayaan air yang melimpah dan banyak dimanfaatkan sebagai sumberdaya peternakan ikan, dalam hal ini adalah ikan Lele. Banyaknya produksi ikan Lele menjadi pendorong untuk melakukan diversifikasi olahan Lele agar mempu menaikkan nilai jual ikan Lele. Pengabdian ini bertujuan melakukan inovasi pengolahan produk ikan Lele dalam bentuk Abon Lele dengan peserta anggota UMKM Sekarwangi yang ada di dusun tersebut. Metode pengabdian dilakukan melalui tiga tahap. Pertama adalah sosialisasi inovasi kewirausahaan, kedua dengan melakukan praktik. Dalam praktik ini didatangkan seorang pelatih pembuat Abon Lele yang diikuti oleh anggota UMKM Sekarwangi. Ketiga adalah dengan melakukan pendampingan marketing yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Pengabdian ini telah berhasil melatih anggota UMKM Sekarwangi hingga mampu membuat olahan abon Lele secara mandiri dan sekaligus packing serta praktik cara-cara pemasaran.
Copyrights © 2022