Pada akhir tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Padang Lawas telah menyusun rencana pembangunan khususnya dibidang konstruksi yang akan dilaksanakan pada tahun 2020, tapi pada bulan Februari tahun 2020 Indonesia pada umumnya terkena dampak pandemic Covid-19 dan pemerintah melalui kebijakannya melakukan pemangkasan keuangan sebesar 50%, hal itu berdampak pada Kabupaten Padang Lawas khususnya dibidang Konstruksi. Oleh karena itu diperlukan suatu metode sistem pengambilan keputusan dalam permasalahan ini dengan tujuan pembangunan di daerah tetap berlangsung, salah satu metode yang digunakan ialah TOPSIS. Metode ini digunakan dengan cara merangking kegiatan konstruksi yang akan dilaksanakan. Pada penelitian ini didapat 4 kriteria dengan masing-masing bobot yaitu Faktor Teknis 38%, Faktor Ekonomi 21%, Faktor Lingkungan 9% dan Faktor Budaya 32% selain itu terdapat 17 alternatif pekerjaan konstruksi.
Copyrights © 2022