Buletin Psikologi
Vol 30, No 2 (2022)

Mismatch Negativity (MMN): Komponen Event-Related Potentials (ERP) sebagai Penanda Aktivitas Otomatis Otak dalam Mendeteksi Perubahan

Zulfikri Khakim (Faculty of Education and Psychology Eötvös Loránd University, Budapest, Hungary)
Ferenc Honbolygó (Brain Imaging Centre, Research Centre for Natural Sciences, Budapest, Hungary)



Article Info

Publish Date
23 Dec 2022

Abstract

Agar dapat berinteraksi secara efisien terhadap banyaknya informasi sensori, otak memiliki strategi heuristis yang dapat menyaring informasi sekaligus mengarahkan atensi ketika muncul informasi yang penting dan krusial. Penelitian tentang otak telah mengungkapkan salah satu penanda atas sistem tersebut, yang disebut sebagai Mismatch Negativity (MMN). MMN merupakan salah satu komponen dari Event-Related brain Potentials (ERP) yang diasosiasikan dengan penanda sistem pendeteksi perubahan dan pelanggaran tiba-tiba terhadap aturan abstrak dari stimulus suara, dan dapat digunakan sebagai indikator objektif mengenai akurasi diskriminasi suara, sensori memori, maupun proses praatensi. Komponen MMN muncul sebagai gelombang negatif yang terpicu oleh stimulus yang menyimpang dari keteraturan. Metode MMN telah banyak digunakan dalam berbagai bidang penelitian hingga konteks klinis. MMN juga merupakan metode yang sangat bermanfaat untuk menyelidiki mekanisme pemrosesan kognitif pada populasi yang memiliki kesulitan untuk mengikuti prosedur eksperimen, misalnya pada anak-anak, atau pasien klinis karena sifatnya yang otomatis dan tidak membutuhkan atensi. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pengenalan mengenai konsep dan prinsip dasar dalam MMN, paradigma eksperimen, hingga contoh aplikasi, dan potensi penelitian yang dapat dilakukan menggunakan metode ini.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

buletinpsikologi

Publisher

Subject

Religion Humanities Neuroscience Public Health Social Sciences

Description

Buletin Psikologi focuses on contextualizing psychological concepts or phenomena within the socio-cultural setting of Indonesia through the use of non-empirical study, such as, literature review, systematic review, scoping review, and meta-analysis. It accepts articles that are based on the thorough ...