Berdasarkan temuan penelitian dan hasil diskusi, telah ditetapkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah menghasilkan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan skor setiap indikator pemahaman konsep dari siklus I ke siklus II. Kemampuan menyatakan kembali konsep meningkat dari 84,77 menjadi 89,06, kemampuan memberi contoh dan bukan contoh meningkat dari 80,47 menjadi 84,38, kemampuan menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis meningkat dari 68,36 menjadi 71,09, dan kemampuan menerapkan konsep meningkat dari 71,48 hingga 78,52. Selain itu, tingkat kemampuan siswa menunjukkan ketuntasan materi meningkat dari siklus I ke siklus II, meningkat dari 69,3 kategori kurang menjadi 77,81 kategori cukup.
Copyrights © 2022