Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota
Vol 17, No 3 (2021): JPWK Volume 17 No. 3 September 2021

Sinergi Implementasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Konsep Kota Banda Aceh sebagai Islamic Smart City

M Andrian Kevin Fuady (Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala)
MIrza Fuady (Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala)
Cut Dewi (Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2021

Abstract

Beberapa kota di Indonesia termasuk Kota Banda Aceh sudah mulai menerapkan konsep  smart  city sebagai alternatif solusi berbagai persoalan kota. Penerapan konsep smart city yang sarat dengan teknologi pengolahan data yang kompleks menuntut kesiapan pemerintah dan warga kota untuk saling bersinergi mendukung konsep kota pintar. Keberhasilan penerapan konsep ini tidaklah dengan ketergantungan hanya pada teknologi sehingga mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat. Sinergi dari teknologi dan nilai-nilai kearifan lokal akan berdampak positif bagi keberlangsungan kota. Untuk itu, penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  dan mendeskripsikan bentuk sinergi penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam rangka  mewujudkan konsep Islamic Smart City  di Kota Banda Aceh.  Peneliti menggunakan  metode  kualitatif  dengan  pendekatan deskriptif dalam  mengumpulkan  dan menganalisis data terkait implementasi  konsep smart city di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep smart city secara umum memberikan dampak yang positif  bagi pemerintah dan masyarakat. Konsep smart city belum seutuhnya berhasil diwujudkan oleh pemerintah kota di Indonesia namun penyempurnaannya terus dilakukan secara bertahap. Demikian pula kota Banda Aceh, yang keberhasilannya perlu dukungan berbagai pihak dalam menerapkan sinergi teknologi dan nilai-nilai kearifan lokal islami untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai Islamic Smart City. 

Copyrights © 2021