Artikel ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas nelayan di Regentschap Pemalang pada masa kolonial abad XX. Nelayan merupakan mata pencarian utama penduduk di pesisir Pemalang sejak lama, akan tetapi dalam konteks historis belum banyak didedah oleh para sejarawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan nelayan di Pemalang salah satunya dilatarbelakangi oleh letak geografis Pemalang yang berhadapan langsung dengan Laut Jawa. Aktivitas nelayan berlangsung dinamis dan terbagi menjadi dua, yaitu aktivitas ekonomis dan non-ekonomis. Kesadaran kolektif para nelayan berkembang pada awal abad XX, melalui berdirinya paguyuban Misojo Sari yang bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan nelayan dan aktif menggelar kegiatan lainnya seperti baritan. Kata kunci: Misojo Sari, Nelayan, Pemalang, Sejarah Lokal
Copyrights © 2022