Tomat merupakan salah satu tanaman sayuran buah yang memiliki kandungan gizi dan nilai ekonomis yang tinggi. Penggunaan pupuk anorganik dan pertanian intensif dapat mengakibatkan ketidakseimbangan unsur hara dan mikrobiologi di dalam tanah sedikit. Oleh karena itu, upaya dalam budidaya tanaman tomat dapat menggunakan pupuk kandang sapi dan PGPR. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui interaksi antara pupuk kandang sapi dan PGPR pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor dan 3 ulangan, faktor pertama yaitu 3 taraf dosis pupuk kandang sapi yaitu S1 : dosis pupuk kandang sapi 5 ton ha-1, S2 : dosis pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 dan S3 : dosis pupuk kandang sapi 25 ton ha-1 dan faktor kedua yaitu 3 taraf PGPR yaitu P1 : konsentrai PGPR 10 ml L-1, P2 : konsentrasi PGPR 20 ml L-1 dan P3 : konsentrasi PGPR 30 ml L-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk kandang sapi dan PGPR menunjukkan adanya interaksi pada parameter pertumbuhan yakni tinggi tanaman dan jumlah daun. Serta pada parameter hasil yakni jumlah buah, fruit set, bobot buah per tanaman, total bobot buah per petak, dan total bobot buah per hektar. Pemberian dosis pupuk kandang sapi 25 ton ha-1 dengan konsentrasi PGPR 30 ml L-1 mampu meningkatkan tinggi tanaman (32,49%), jumlah daun (8,43%), fruit set (70,42%), jumlah buah (14,24%), bobot buah per tanaman (14,21%), bobot buah per petak (14,06%) dan bobot buah per hektar (14,14%).
Copyrights © 2022