Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi implementasi PPK di MI Kota Semarang. Minimnya sosialisasi menyebabkan belum meratanya implementasi PPK di MI Kota Semarang. Terbukti dari 83 Madrasah Ibtidaiyah secara legal formal yang telah melaksanakan PPK hanya Madrasah Ibtidaiyah Negeri Sumurejo Semarang. Berdasarkan hasil penelitian, pengintegrasian PPK dalam Kurikulum 2013 pelaksanaanya masih mengalami banyak kendala. Pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan atau lingkungan alamiah sebagai sumber data langsung. Penelitian ini guna menggali informasi tentang implementasi penguatan pendidikan karakter di MI Kota Semarang. Data ini dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Untuk menambah, mengkonfirmasi dan menajamkan data maka dalam penelitian ini juga diperlukan FGD (Focus Group Discussion) dengan mengundang pihak-pihak terkait. Beberapa hal yang dapat direkomendasikan kepada pihak-pihak terkait antara lain: (1) Pemerintah kota semarang dalam hal ini Kemenag Kota seharusnya mensosialisasikan perpres no.87 tahun 2018 terkait dengan penguatan pendidikan karakter dan melakukan sosialisasi sekaligus pendampingan. (2) Kepada pihak sekolah selalu pro aktif dan menjalin kerjasama antara sekolah maupun madrasah yang sudah mengetahui informasi maupun pengimplementasian terkait perpres no.87 tahun 2018 tentang penguatan pendidikan karakter. Kata kunci: Implementasi, Penguatan Pendidikan Karakter, Madrasah IbtidaiyahAbstractThis study aims to determine information on the implementation of PPK in all Madratsah Ibtidaiyah of Semarang. The lack of socialization led to the uneven implementation of PPK in all Madratsah Ibtidaiyah of Semarang. It was evident from 83 legally formal Madrasah Ibtidaiyah who had implemented PPK only Sumurejo State Madratsah Ibtidaiyah Semarang. Based on the results of the study, the integration of KKP in the 2013 Curriculum implementation still faced many obstacles. The approach and type of research uses a descriptive qualitative approach with using the type of field research or natural environment as a direct data source. This research is to explore information about the implementation of strengthening character education in all Madratsah Ibtidaiyah of Semarang. This data is collected through observation and in-depth interviews. To add, confirm and sharpen the data, in this study is also needed FGD (Focus Group Discussion) by inviting relevant parties. Somethings that can be recommended to relevant parties include: (1) Semarang city government in this case the City Ministry of Religion should socialize Perpres No. 87 of 2018 related to strengthening character education and conducting socialization as well as mentoring. (2) The school is always pro-active and cooperates between schools who already know the information and implementation related to Presidential Regulation No.87 of 2018 concerning strengthening character education. Keywords: Implementation, Strengthening Character Education, Madrasah Ibtidaiyah
Copyrights © 2022