Telah dikembangkan model pembelajaran berbasis proses berpikir kausalitas dan berpikir analitik (PBK-BA) untuk meningkatkan kemampuan problem-solving (KPS) mahasiswa calon guru fisika. Penelitian ini bertujuan mendesain pembelajaran berbasis PBK-BA dan menentukan pola PBK-BA yang perlu dikembangkan. Penelitian menggunakan metoda mixed method berjenis embedded design one-phase dengan penekanan kualitatif. Dengan taraf kepercayaan 95%, implementasi model pembelajaran ini secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan problem-solving (KPS) mahasiswa yang meliputi kemampuan understanding, selecting, differentiating, determining, applying, dan identifying tetapi secara umum peningkatan tersebut pada mahasiswa kelas atas dan bawah tidak berbeda signifikan. Selain itu, pencapaian kemampuan PBK-BA dan KPS mahasiswa masih rendah. Mahasiswa dan dosen sependapat terhadap pernyataan positip dan berpendapat sebaliknya terhadap pernyataan negatip pengembangan PBK-BA. Dari tanggapan bebas mahasiswa menyatakan dengan PBK-BA lebih mengerti konsep fisika, senang, meningkatkan daya pikir, dan dapat belajar fisika secara utuh sedangkan menurut dosen perlu ilustrasi gambar, contoh persoalan yang sudah diselesaikan, persoalan yang real, berjenjang, dan menggunakan persoalan lebih mudah dan sederhana. Hasil penelitian ini merekomendasikan untuk mengembangkan dua pola PBK-BA, yaitu pola standar dan pola yang ber-scaffolding.
Copyrights © 2013