Metal Indonesia
Vol 44, No 2 (2022): Metal Indonesia

Pengaruh Tegangan Operasi dan Konsentrasi Larutan Elektrolit terhadap Sintesis Timah(II) Sulfat dengan Metode Elektrolisis

Himawan Tri Bayu Murti Petrus (Sustainable Mineral Processing Research Group, Departemen Teknik Kimia UGM)
Sutijan Sutijan (Sustainable Mineral Processing Research Group, Departemen Teknik Kimia UGM)
Vincent Sutresno Hadi Sujoto (Sustainable Mineral Processing Research Group, Departemen Teknik Kimia UGM)
I Wayan Christ Widhi Herman Tangkas (Sustainable Mineral Processing Research Group, Departemen Teknik Kimia UGM)
Slamet Sumardi (Unit Penelitian Teknologi Mineral, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN))
Widi Astuti (Unit Penelitian Teknologi Mineral, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN))



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Salah satu sumber daya mineral yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat di dunia adalah timah. Sumber daya timah dapat diolah menjadi timah sulfat yang memiliki nilai jual dan manfaat yang lebih tinggi. Timah(II) sulfat digunakan dalam aplikasi industri dan manufaktur sebagai agen elektroplating dan produk perawatan permukaan logam. Permintaan timah sulfat di pasar global mengalami peningkatan yang signifikan. Beberapa metode produksi timah sulfat telah dikembangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya timah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengolah sumber daya timah dengan metode yang efektif dan ramah lingkungan yang terkait sintesis timah(II) sulfat dengan metode elektrolisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa konsentrasi larutan elektrolit dan tegangan operasi sangat mempengaruhi sintesis timah(II) sulfat. Namun, variabel ini dibatasi oleh luas permukaan yang terbatas. Kondisi terbaik penelitian terjadi pada tegangan operasi 0,6V dan larutan elektrolit dengan konsentrasi 0,05 M.

Copyrights © 2022