Indonesia memiliki potensi pariwisata yang tinggi, salah satunya adalah pariwisata di bidang industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exibition). MICE merupakan wisata konvensi, dengan batasan seperti usaha jasa konvensi. Hal ini sebagai usaha dengan kegiatan memberikan jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang. Maitreyawira Convention Center menjadi salah satu penyedia jasa konvensi yang sedang meningkat pemakainya di kota Palembang. Dalam penggunaan konvensi banyak aspek yang harus di perhatikan, salah satunya adalah pencahayaan alami dan pencahayaan buatan yang sesuai untuk penggunaan konvensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis dengan melakukan simulasi dengan program DIALux guna mendapatkan kuat ternag pencahayaan buatan. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa pencahayaan buatan pada gedung Maitreyawira Convention Center masih kurang dari standar kebutuhan pencahayaan untuk sebuah ruang konvensi, yaitu berkisar 20 sampai dengan 120 lux.Kata kunci: MICE, pencahayaan alami, pencahayaan buatan, standar pencahayaan.
Copyrights © 2022