Kecelakaan kerja merupakan permasalahan yang berdampak besar bagi kelangsungan sebuah perusahaan. Kerugian yang diderita tidak hanya berupa kerugian materi tetapi juga kerugian akan kehilangan tenaga kerja yang tidak dapat digantikan oleh teknologi apapun, sehingga sebuah perusahaan perlu memberikan perhatian yang besar dalam manajemen keselamatan kerja. Hal yang sama berlaku pada PT Central Power Indonesia (CPI) yang bergerak dalam bidang elektrikal khususnya generator pembangkit tenaga listrik atau yang lazim disebut generating set. Karyawan PT CPI sangat rawan terhadap kecelakaan kerja dalam menjalankan kegiatannya. Agar kecelakaan kerja dapat dikurangi maka dalam penelitian ini akan mengidentifikasi kecelakaan kerja yang sering timbul serta penanganannya menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Hasilpengolahan data diperoleh 5 (lima) bentuk bahaya potensial yaitu terkena mata, terhirup, terabsorpsi kulit, kebakaran, dan ledakan. Dari kelima bahaya tersebut masing-masing memiliki tingkat risiko seperti low risk, medium risk, dan high risk.Kata kunci: Kecelakaan kerja, JSA, risiko kerja.
Copyrights © 2018