Framing membuat setiap media memiliki ciri khas masing-masing dalam menyampaikan berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana perbandingan framing yang digunakan antara media CNN Indonesia dan Tempo.co dalam pemberitaan kasus Rachel Vennya kabur dari karantina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Analisis framing yang dilakukan menggunakan teori Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media CNN Indonesia dalam mengemas berita kasus Rachel Vennya kabur dari karantina lebih menonjolakn lembaga negara sebagai sumber dalam satu artikel. Hal tersebut bertujuan agar menjaga keseimbangan fakta yang actual dan menghindar adanya berita hoax. Sedangkan media Tempo.co lebih memanfaatkan media sosial sebagai sumber utamanya. Sesuatu yang ramai tentang kasus Rachel Vennya di sosial media, disitulah sumber dari berita yang digunakan oleh Tempo.co.
Copyrights © 2022