Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, durasi inpartu dan bukaan lengkap, dan outcome maternal dan neonatal pada pasien KPD. Desain penelitian ini adalah penelitian retrospektif potong lintang yang dilakukan pada seluruh pasien hamil dengan riwayat pecah ketuban yang dirujuk ke Ruang Bersalin RSUD Kabupaten Lombok Utara, Indonesia periode 1 Januari 2021 - 31 Desember 2021. Data yang diperlukan diambil dari rekam medik pasien kemudian dianalisis dengan SPSS. Dari 143 pasien KPD, terdapat 112 pasien KPD aterm dan 31 pasien KPD preterm. Pada kelompok KPD aterm secara signifikan memiliki usia lebih tua, taksiran berat badan janin dan berat badan lahir bayi lebih berat dibandingkan KPD preterm (p<0.05). KPD aterm memiliki waktu inpartu dua kali lebih cepat dibandingkan KPD preterm. Waktu bukaan lengkap KPD aterm lebih cepat 1.75 kali dibandingkan KPD preterm walaupun tidak signifikan (p>0.05). Tidak ada perbedaan metode persalinan antar kelompok KPD (p>0.05). Tujuh pasien menjalani operasi Sectio Caesarea karena gagal induksi. Terdapat perbedaan signifikan antara usia ibu, taksiran berat badan janin, dan berat badan lahir bayi antara kedua kelompok KPD. Durasi inpartu dan bukaan lengkap pasien KPD aterm lebih pendek dibandingkan pasien KPD preterm walaupun tidak signifikan. Tidak terdapat perbedaan metode persalinan antar kelompok KPD aterm dan preterm.
Copyrights © 2022