Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender dalam cerpen Cinta yang Bergunung-gunung karya Darmawati Majid yang berupa: penindasan terhadap perempuan, pandangan masyarakat terhadap perempuan, dan pandangan laki-laki terhadap feminisme. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan feminisme. Penelitian menunjukkan bahwa cerpen Cinta yang Bergunung-gunung dapat menjadi gambaran nyata cara masyarakat memandang perbedaan gender. Perbedaan gender selalu menjadi dinding pembatas yang cenderung mengekang kebebasan perempuan dalam berkarya dan beraktivitas. Perbedaan gender juga melahirkan sudut pandang dan penindasan terhadap hak-hak perempuan. Budaya yang ada menjadikan perempuan selalu berada di kelas dua setelah laki-laki. Laki-laki berpandangan bahwa kaum perempuan terlalu berlebihan mengartikan feminisme. Berdasarkan hasil analisis data, maka dihasilkan simpulan sebagai berikut: Perempuan memiliki sifat yang cenderung pemarah; murahan dan lemah; subordinasi; multibeban; dan, korban kekerasan; sombong dan pamer; licik dan berkuasa di samping laki-laki mapan. Penelitian ini di relevansikan sebagai materi ajar di sekolah menengah kejuruan pada materi B.Indonesia kelas XII pada KD 3.8 dan 4.8 menafsir pandangan pengarang terhadap kehidupan dalam novel yang dibaca.
Copyrights © 2022