Tindakan operasi selalu berhubungan dengan insisi atau membuat sayatan pada bagian tubuh yang dapat menimbulkan trauma dan keluhan. Keluhan yang dialami oleh pasien pasca operasi salah satunya adalah nyeri dan kecemasan, yang akan mempengaruhi kualitas tidur pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nyeri dan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien pasca operasi di ruang bedah. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional pada 58 pasien yang dipilih dengan teknik non probability sampling Variabel dalam penelitian ini mencakup variabel independent (Tingkat nyeri dan tingkat kecemasan) dan dependent (Kualitas tidur), yang akan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Penelitian menunjukkan ada hubungan antara nyeri dan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien post operasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebagian besar post operasi mengalami nyeri sedang (37.9%), mengalami kecemasan sedang (39.7%), dan mengalami kualitas tidur buruk (67.2%). Memperoleh kualitas tidur terbaik adalah penting untuk peningkatan kesehatan yang baik dan pemulihan individu yang sakit.
Copyrights © 2022