Ketergantungan pada pengadaan alutsista impor untuk mendukung kemampuan militer negara-negara berkembang di Asia Tenggara merupakan masalah umum. Dari sisi geostrategis atau ketahanan nasional, posisi Indonesia sangat rentan karena mencerminkan ketergantungan impor alutsista asing untuk memenuhi kebutuhan pengadaan sarana dan prasarana alutsista. Oleh karena itu, Indonesia berupaya mengatasi masalah ketergantungan pertahanan yang tercermin dalam kerja sama pertahanan dengan Turki untuk produksi alutsista militer bersama, khususnya pembuatan Medium Tank Kaplan. Dengan metode studi kasus eksplorasi kualitatif dalam proses analisisnya, tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implikasi dari pembuatan Medium Tank Kaplan sebagai cerminan posisi Indonesia di Asia Tenggara. Tulisan ini akan membahas kepentingan pertahanan dalam pembuatan Medium Tank Kaplan, kepentingan ekonomi yang diperoleh dari produksi tersebut, dan implikasinya terhadap posisi Indonesia di Asia Tenggara. Makalah ini menyimpulkan bahwa pembuatan medium tank Kaplan dapat membangun kemandirian industri pertahanan dan memodernisasi alutsista untuk meningkatkan posisi dan daya tawar Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Copyrights © 2022