Seiring kemajuan teknologi, ada tekanan untuk mengembangkan sistem eksistensi, termasuk dalam industri telemedicine. Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan telah meluncurkan aplikasi swalayan yang bertujuan untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan layanan konsultasi dengan dokter online dan pembelian obat. Aplikasi konsultasi dokter online saat ini dapat dikembangkan agar jumlah pengguna dapat mencapai angka target, yaitu total pengguna ponsel. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan modifikasi model Delone &McClean, TAM, dan UTAUT dengan subjek penelitian menggunakan aplikasi HaloDoc. Penelitian ini menggunakan metode survei kuesioner dan mendapat 412 tanggapan, yang menunjukkan bahwa berbagai faktor, antara lain Information Quality, Performance Expectancy, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Subjective Norms, System Quality, Use, mempengaruhi User Satisfaction. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa 7 dari 9 hipotesis yang dianggap dapat diterima antara lain Information Quality, Perceived Ease of Use, Subjective Norms, System Quality, Use. Hasil penelitian ini meningkatkan pengetahuan terkini tentang aplikasi HaloDoc sebagai aplikasi layanan telemedicine yang seharusnya berguna untuk penggunaan sehari-hari pengguna ponsel. Hal ini juga dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas aplikasi HaloDoc untuk meningkatkan jumlah pengguna
Copyrights © 2022