Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi antarpribadi pasangan suami dan istri pasca rujuk kembali di Kabupaten Donggala. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penarikan informan secara purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Analisis data berdasarkan perspektif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen relationship dalam komunikasi antarpribadi bagi pasangan suami istri yang rujuk kembali di Kabupaten Donggala yaitu mampu bersikap dewasa, saling memaafkan kesalahan, tidak mengungkit kembali masalah yang pernah terjadi, memanfaatkan dengan baik akun media sosial, saling terbuka, tidak melakukan tindakan perselingkuhan dan tidak mudah terhasut dengan ucapan yang berasal dari keluarga dan orang sekitarnya. Berbagai macam tindakan yang dilakukan tersebut tidak lepas dari adanya peran komunikasi sebagai pondasi utama dalam menjaga hubungan rumah tangga.
Copyrights © 2022