Kajian terhadap studi islam kontemporer saat ini tidak bisa dipandang dari satu pendekatan semata. Beberapa pendekatan pembaharuan perlu dilaksanakan sebagai wujud dari pengembangan disiplin ilmu pengetahuan. Pola pengembangan dianggap perlu untuk memberikan sumbangsih pemikiran yang lebih luas dan tidak terkesan kerdil. Konstruksi pemikiran monodisiplin dan linieritas dalam rumpun ilmu-ilmu Agama akan mengakibatkan pemahaman dan penafsiran agama kehilangan kontak dengan realitas dan relevansi dengan kehidupan sekitar. Untuk mengantisipasi perbedayaan pemahaman agama, ilmu dan budaya, maka penting memunculkan keilmuan baru sebagaimana yang dilakukan oleh M.Amin Abdullah tentang pemahaman agama melalui pendekatan Multidisiplin, Interdisiplin dan Transdisiplin yang selanjutnya berdampak pada pemahaman agama melalui lintas budaya, tradisi, agama dan corak kehidupan.
Copyrights © 2022