Rendahnya penguasaan siswa pada mata pelajaran sejarah khususnya pada materi pendidikan dan pergerakan nasional disebabkan oleh tidak efektifnya pengajaran yang dilakukan oleh guru dalam mengajarkan materi tersebut. Hal ini ditandai adanya kecendrungan guru dalam mengajar lebih banyak ceramah dan keterbatasan guru dalam menggunakan strategi pembelajaran. Faktor lain adalah kurangnya perhatian siswa dalam pembelajaran karena merasa cepat bosan dan tidak adanya motivasi untuk memperhatikan apa yang disajikan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar sejarah pada pokok bahasan Indonesia Zaman Hindu-Budha, silang budaya lokal dan global tahap awal untuk kelas X Teknik Komputer dan Jaringan 2 SMKN 1 Rambah. Metode peneltian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut Kunanadar. Penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru sekaligus peneliti di kelasnya dengan merancang, melaksanakan tindakan, dan merefleksikannya dengan tujuan memperbaiki dan meningkatkan mutu pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan 2 SMKN 1 Rambah”. Dalam hal ini terdapat jumlah siswa sebanyak 36 orang. Hasil penenlitian bahwa pada siklus 1 Ada 8 siswa (22,22%) memperoleh tingkat kemampuan baik sekali. Ada 16 siswa (44,44%) memperoleh tingkat kemampuan baik. Ada 12 siswa (33,33%) memperoleh tingkat kemampuan cukup. Nilai siswa pada siklus 2 menunjukan peningkatan Ada 8 siswa (22,22%) memperoleh tingkat kemampuan baik sekali. Ada 19 siswa (52,78%) memperoleh tingkat kemampuan baik. Ada 9 siswa (25,00%) memperoleh tingkat kemampuan cukup. Hasil rata-rata nilai dari tingkat kemampuan siswa adalah baik dengan rata-rata nilai 76,39 (di atas Kriteria Ketuntasan Minimal). Dari penelitian ini maka penggunaan strategi Student Teams-Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan 2 SMKN 1 Rambah” dalam belajar sejarah pada pokok bahasan Cara berfikir sejarah
Copyrights © 2022