Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam Pendidikan Matematika siswa Kelas V SDN 02 Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat. Rendahnya hasil belajar siswa ditandai dengan hasil ulangan harian, hanya 38,24% siswa yang tuntas. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan metode problem solving. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana peningkatan hasil belajar siswa Kelas V dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode problem solving Di SDN 02 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat.Sedangkan tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa Kelas V dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan metode problem solving di SDN 02 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Adapun langkah-langkah tersebut dijelaskan oleh Jhon Deway (dalam Sanjaya, 2008:217) sebagai berikut:Merumuskan masalah,. 2) Manganalisis masalah,. 3) Merumuskan hipotesis. 4) Mengumpulkan data. 5) Pengujian hipotesis. 6) Merumuskan rekomendasi pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa Kelas V SDN 02 Ranah Batahan, yang berjumlah 21 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi ranah Afektif siswa, lembar observasi aktivitas guru dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis lembar observasi ranah afektif siswa selama proses pembelajaran Matematika diperoleh hasil pada siklus I dengan rata-rata 74,57, meningkat pada siklus II dengan rata-rata 82,38. Sedangkan hasil belajar siswa dari ranah kognitif pada siklus I dengan rata-rata 66,19, meningkat pada siklus II dengan rata-rata 80.95. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika.
Copyrights © 2022