Ketela pohon gajah adalah merupakan salah satu kebutuhan pokok sebagai sumber karbohidrat setelah beras dan jagung. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani Ketela pohon gajah di Desa Tamanrejo , Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. (2) Untuk mengetahui apakah usahatani ketela pohon gajah di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora layak untuk diusahakan.Ketela pohon menjadi makanan bahan pangan pokok setelah beras dan jagung. Manfaat daun ketela pohon sebagai bahan sayuran memiliki protein cukup tinggi, atau untuk keperluan yang lain seperti bahan obat-obatan. Kayunya bisa digunakan sebagai pagar kebun atau di desa-desa sering digunakan sebagai kayu bakar untuk memasak. Selain digunakan sebagai bahan baku makanan pokok yang kandungan karbohidratnya tinggi, kini ketela pohon juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Ketela pohon dapat menghasilkan bioetanol mencapai 2000 – 7000 liter/hektar tergantung pada varietasnya, (Prihandana, 2008). Penelitian dilakukan di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah pada bulan April sampai bulan Juli 2017 dengan metode Simple Random Sampling (sampel acak sederhana). Pemilihan lokasi secara purposive (sengaja), sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung dengan responden menggunakan questioner. Analisis R/C Ratio dan Return on Investment (ROI).
Copyrights © 2018