Jurnal Adabiyah
Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Adabiyah

Pendekatan Dakwah Kultural Dalam Masyarakat Plural

Syahraeni, Andi ( Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2014

Abstract

Konsep dakwah kultural yang dilakukan oleh para ulama di awal-awal masuknya Islam ke wilayah Nusantara ini adalah membiarkannya budaya/adat setempat tetap berjalan seperti sebelum Islam datang, malah menggunakan budaya tersebut sebagai sarana untuk lebih lebih memberikan nuansa Islami di dalamnya. Kehadiran aroma islami pada budaya setempat tersebut sebagai pencerminan bahwa telah berlangsung suatu proses dakwah kultural pada masyarakat dan hal itu terus berlangsung sampai saat ini. Dakwah kultural teraplikasi dalam masyarakat dapat terlihat pada Dakwah melalui kesenian. Kesenian yang banyak digemari oleh mayoritas suku jawa ketika itu adalah pagelaran wayang. Dalam seni suara, Para wali tampaknya tidak ketinggalan untuk menggubah lagu-lagu yang bernafaskan Islam sebagai salah satu cara untuk menggugah hati sang pendengarnya sehingga mereka dapat tertarik dengan lirik dan syair yang dilantungkan melalui tarik suara. Sarak adalah unsur pangadakkang (adat dalam bahasa Makassar) yang terakhir diterima dalam kesatuan sistem pangadakkang. Adak dan sara’ selanjutnya berkembang serasi dalam kehidupan kerajaan Gowa. Hal ini dimungkinkan karena dalam sejarah pengislaman Sulawesi Selatan para rajalah yang mula-mula memeluk agama Islam baru kemudian diikuti oleh para pembesar kerajaan dan akhirnya oleh rakyat.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

ADABIYAH

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Jurnal Adabiyah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang Ilmu Keislaman yang berlatar ...