Tulisan ini menganalisis tentang faktor-faktor kegagalan kerjasama European Union (EU) dan Turki dalam menangani krisis pengungsi yang terjadi di Benua Eropa. Sejak tahun 2011, Suriah mengalami pecah perang dan pada waktu yang sama Turki telah melakukan open door policy dalam menerima pengungsi dari Suriah. Namun pada tahun 2013, EU menawarkan kerja sama dalam menangani krisis pengungsi ini yang dilanjutkan dengan kesepakatan kedua belah pihak dalam Joint Action Plan. Dalam praktiknya, kerjasama ini mengalami kegagalan karena dipengaruhi oleh faktor-faktor terkait dengan kepentingan negara-negara anggota EU, kepentingan nasional Turki dan keterlibatan Turki dalam perang di Suriah.
Copyrights © 2022