Dalam penelitian ini penulis ingin menunjukkan pengaruh percampuran narapidana anak dan narapidana dewasa pada banyak kasus pencampuran narapidana di bawah umur di banyak lembaga pemasyarakatan dan untuk mengetahui berbagai hak narapidana anak yang tidak terpenuhi di lembaga pemasyarakatan dewasa khususnya pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda. Peneliti menggunakan dua teori yaitu Teori Hambatan Perilaku dan Teori Stres Lingkungan guna mengetahui dampak buruk penempatan narapidana anak di lembaga pemasyarakatan dewasa khususnya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif, sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi
Copyrights © 2022