Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan yang menunjukkan mutu sekolah masih rendah. Kompetensi kepala sekolah dan budaya sekolah adalah faktor yang mempengaruhi rendahnya mutu sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah semua guru sekolah dasar di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora berjumlah 326 guru dan sampel penelitian 180 guru. Analisis penelitian ini meliputi analisis uji normalitas, uji linieritas, uji homogenitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis meliputi uji regresi sederhana dan uji regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh kompetensi kepala sekolah terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan regresi sederhana Y = 32,177 + 0,482X1 dan besarnya pengaruh 25,5%; (2) terdapat pengaruh budaya sekolah terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan regresi sederhana Y = 19,921 + 0,485X2 dan besarnya pengaruh 31,0%; dan (3) terdapat pengaruh kompetensi kepala sekolah dan budaya sekolah terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan regresi ganda Y = 2,665 + 0,321X1 + 0,367X2 dan besarnya pengaruh 39,8%.
Copyrights © 2022