Adanya aturan ketat di Lapas turut serta dalammemberikan tekanan pada seseorang terhadap aturan yang dibuat untuk ditaati berdampak pada kemunculan emosi yang sewatu-waktu sangat ekstrim sehingga dapat timbul perilaku agresif. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bentuk konformitas, untuk mengetahui perilaku agresif dan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dengan perilaku agresif pada narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuisioner sebagai salah satu sumber data primer dan studi pustaka sebagai data sekunder. Sampel pada penelitian ini dilakukan oleh 89 narapidana Lapas Kelas IIA Purwokerto. Teknik penentuan sampel ini menggunakan rumus slovin dan pengundian terhadap nama narapidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Narapidana Lapas Kelas IIA Purwokerto mempunyai persepsi yang sedang terhadap bentuk konformitas, 2. Narapidana Lapas Kelas IIA Purwokerto mempunyai persepsi yang rendah terhadap perilaku agresif. 3. Adanya kolerasi atau hubungan positif yang antara konformitas dengan perilaku agresif narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Kemudian korelasi yang terjadi antara kedua variabel, masuk kedalam kategori lemah karena memberikan hubungan sebesar 5%. Dengan diketahuinya hasil tersebut, diharapkan dapat dijadikan salah satu acuan bahwa konformitas ini memiliki hubungan terhadap perilaku narapidana. Sehingga dapat dilakukan upaya pemberian layanan konsultasi psikologi secara rutin.
Copyrights © 2022