Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
CIASTECH 2022 Transisi Global dalam Mencapai SDGs 2030

PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MELALUI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS ALAT PERMAINAN EDUKATIF DI POS PAUD PELANGI KELURAHAN MERGOSONO KECAMATAN KEDUNGKANDANG MALANG

Silviana Silviana (Program Studi S1 Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Widyagama Malang)
Andy Hardianto (Program Studi S1 Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Widyagama Malang)
Dadang Hermawan (Program Studi S1 Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Widyagama Malang)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2022

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan pendidikan yang memberikan kesempatan bagi peserta didik berkebutuhan khusus karena kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, sosial, dan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa untuk belajar bersama-sama dengan peserta didik lain dengan cara menyediakan sarana, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan individual peserta didik, Pendidikan anak usia dini (PAUD), Kondisi inilah yang memungkinkan munculnya Pos PAUD. Keberadaan pos PAUD di wilayah Kelurahan Mergosono Kecamatan Kedungkandang Kota Malang merupakan salah satu bentuk dan upaya untuk menjembatani kebutuhan layanan Pendidikan usia dini ditingkat kelurahan. Pos PAUD ini berada di setiap RW. Pos PAUD yang ada di wilayah Kelurahan Mergosono, diperuntukkan bagi masyarakat sekitar yang belum siap mengikutsertakan anaknya dalam PAUD formal yang lebih intensif. Berdasarkan hasil identifikasi terhadap khalayak sasaran ternyata Pos PAUD Pelangi sempat tidak. Permasalahan yang dihadapi adalah oleh PAUD Pelangi adalah pengadaan Alat Peraga Edukatif (APE). Pos PAUD Pelangi tidak memiliki memiliki APE yang dikhususkan untuk anak berkebutuhan khusus,. Walaupun fasilitas dan sarana terbatas, tidak menyurutkan semangat para pengajar di Pos PAUD Pelangi untuk terus mendidik anak-anak usia dini. Pos PAUD Pelangi berusaha maksimal untuk melaksanakan prinsip dasar pendidikan yang terstandar, terutama pengembangan motorik anak berkebutuhan khusus , meski prakteknya masih menemui banyak masalah. 

Copyrights © 2022