Seiring dengan perkembangan zaman membuat dunia kuliner semakin berkembang pesat. Begitu pula dengan olahan makanan yang berbahan dasar nasi. Beberapa diantaranya adalah nasi bakar dan nasi panggang yang sekarang dapat kita jumpai mulai dari pedagang kaki lima, rumah makan, bahkan olahan nasi ini dapat dibuat sendiri di rumah, karena sudah banyak resep nasi bakar dan nasi panggang yang dapat diakses melalui internet, buku resep makanan. Peningkatan permintaan konsumen terhadap pesanan Dapur Mak e Ino ini menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan bagi para pembuat nasi bakar, hal ini yang dilakukan oleh beberapa orang di Desa Senggrong, Kelurahan Bululawang yaitu salah satunya mempunyai usaha Dapur Mak e Ino. Usaha tersebut telah membantu dan meningkatkan perekonomian keluarga dalam usaha produksi Nasi Bakar, milik Bu Fariska yang beralamat Desa Senggrong Bululawang Kabupaten Malang - Provinsi Jawa Timur. usaha Dapur Mak e Ino ini berdiri sendiri sejak tahun 2016 atau 4 tahun berjalan, dan terdampak pandemic covid 19. Tenaga kerja UKM ini sebanyak 2 (dua) orang. Berdasarkan pemaparan analisis situasi, maka dapat diidentifikasi permasalahan mitra yang dapat dideskripsikan adalahEfieisensi yaitu Nasi Bakar masih menggunakan teknologi sederhana contohnya pembakaran yaitu menggunakan tangan manusia, Produktifitas yaitu dengan penggunaan teknologi pengaduk kue didapatkan waktu produksi yang lebih baik, Pendampingan Pemasaran Dapur Mak e Ino melalui media social. Adapun hasil pengabdian mayarakat ini berupa Perancangandan pembuatan Alat Panggang Gas, Peningkatan kemampuan tenaga kerja dalam pengoperasian peralatan, Peningkatan jaringan pemasaran melalui mediasosial (dst).
Copyrights © 2022