Tahu merupakan makanan dengan bahan dasar kedelai yang banyak digemari masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Salah UKM yang memproduksi tahu yaitu UKM Tahu “SRT†di Kediri. Namun dalam proses produksi terdapat beberapa tahapan dan membutuhkan fasilitas seperti tempat perendaman kedelai, mesin pegiling kedelai, tungku pemanas, tempat memasak bubur kedelai, alat penyaringan sari kedelai, area pengasaman sari kedelai yang telah di masak, pencetakan tahu. Berdasarkan banyaknya fasilitas maupun alat yang digunakan serta ketersediaan lahan produksi, sehingga hal tersebut menyebabkan banyak UKM tahu kurang mampu melakukan penentuan tata letak yang sesuai urutan produksi yang menyebabkan kondisi area produksi UKM tahu tidak beraturan. Dampak ketidakmampuan pengaturan tata letak fasilitas yang baik akan menyebabkan kurang maksimalnya produksi tahu dalam menghasilkan tahu perharinya. Tujuan dari penelitian ini merancang ulang tata letak fasilitas produksi Tahu untuk mengurangi jarak maupun ongkos material handling (OMH). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Layout Planning (SLP). Beberapa data pada penelitian merupakan data yang didapatkan secara langsung melalui wawancara dan kuesioner dan juga data yang didapatkan dari beberapa sumber dari artikel ilmiah. Hasil penelitian yaitu menghasilkan jarak materao handling yang lebih pendek sebesar 68,5 meter dan OMH yang lebih murah 52,5% dari sebelumnya, serta menghasilkan usulan tata letak fasiltas berpola U-Shaped.
Copyrights © 2022