Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur sumber daya pemerintahan memiliki peran penting dalam keberlangsungan pemerintahan serta berbagai hal yang berkaitan dengan publik seperti kebijakan publik maupun pelayanan publik. PNS harus memiliki standar kompetensi tinggi agar penyelenggaraan negara dapat dilaksanakan dengan baik. Oleh karena itu upaya peningkatan kompetensi PNS terus dilakukan. Salah satu upaya tersebut melalui pengadaan latihan dasar (Latsar) yang wajib diikuti oleh seluruh CPNS. Selama pelaksanaan pelatihan dasar, seluruh CPNS akan didampingi oleh mentor dan coach. Mentor dan coach memiliki peran besar pada keberhasilan aktualisasi peserta latsar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran terkait peran mentor dan coach pada keberhasilan aktualisasi peserta latsar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari kuisioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara mentor dan coach namun keduanya harus berjalan beriringan dan selaras. Masing-masing memiliki peran dan fungsi pada pencapaian aktualisasi peserta latsar. Kemampuan dan kompetensi yang dimiliki oleh mentor dan coach berperan dalam keberhasilan aktualisasi pelataihan dasar. Hal ini dibuktikan dengan adanya 3 dari 5 lulusan pelatihan dasar yang memiliki predikat sangat memuaskan merupakan peserta yang memiliki mentor dan coach yang sama.
Copyrights © 2022