Permasalahan pada daerah perkotaan yang dekat dengan sungai yang memiliki kemiringan lereng yang curam dan intensitas curah hujan yang fluktuatif, banjir dapat terjadi pada musim hujan sedangkan pada musim kemarau daerah tersebut kekurangan pasokan air. Kondisi dan situasi ini biasanya dapat diatasi dengan membangun bendungan untuk mengontrol debit dan mengatur kuantitas air yang diharapkan. Namun, kondisi geologis daerah tersebut juga berkontribusi terhadap banjir dengan sejumlah besar puing-puing (dan kadang-kadang bongkahan batu) yang terbawa ke daerah hilir dan merusak infrastruktur pemukiman. Studi ini dilakukan untuk menemukan pendekatan yang sesuai untuk mengurangi kecepatan banjir yang berimplikasi pada pengurangan debit puncak banjir dan momentum untuk mengangkut puing-puing dan batuan, serta memberikan jaminan aliran air yang aman. Analisis dilakukan dengan iterasi dalam mengurangi kemiringan dasar sungai untuk mendapatkan rezim yang stabil, pada saat yang sama melindungi kawasan pemukiman dari puing-puing berlebih dan menormalkan sungai pada ruas-ruas terpilih dan bantaran kritis. Hasilnya menyarankan pemasangan serangkaian bendungan untuk menjebak material puing-puing dan menggunakannya untuk membangun kemiringan dasar yang ringan, bersama dengan menyediakan kapasitas saluran yang cukup untuk mengalirkan setidaknya periode ulang banjir 50 tahun, dengan pertimbangan tambahan menggunakan dolos dan bronjong untuk menstabilkan tepi sungai.
Copyrights © 2023