Proses digitalisasi di Indoensia semakin berkembang terutama dalam bidang televisi yakni dari analog menjadi digital. Termasuk negara Indonesia yang akan melakukan perpindahan siaran analog ke digital. Namun sayangnya masih banyak masyarakat khususnya dari daerah yang belum memahami kebijakan tersebut. Pemerintah perlu melakukan komunikasi persuasive kepada masyarakat agar bersedia melakukan adopsi program digitalisasi untuk tetap dapat menonton televisi. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Difusi Inovasi, Komunikasi Persuasi, Adopsi Program. Terdapat dua jenis variabel dalam penelitian ini, yaknik variabel independent yaitu Difusi Inovasi (X1) dan Komunikasi Persuasi (X2), sedangkan variabel yang lainnya adalah variabel independen yaitu Adopsi Program (Y). Objek penelitian adalah masyarkat Desa Pampang Dua dan Desa Harapan Makmur Kalimantan Barat. pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisoner melalui google form. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara probality sampling dengan teknik Cluster random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengaruh difusi inovasi dan komunikasi persuasi berpengaruh positif terhadap adopsi program. Sehingga dapat disimpulkan semakin efektif pengaruh difusi Inovasi dan semakin diketahuinya komunikasi persuasi membuat adopsi program semakin meningkat.Kata Kunci: Difusi Inovasi, Komunikasi Persuasi, Adopsi Program
Copyrights © 2022