Penelitian ini di latar belakangi dengan fenomena stres yang terjadi pada santri baru di pondok pesantren yang hal itu mempengaruhi proses pendidikan, kinerja dan perilakunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres santri baru Raudhatul Jannah Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan jenis dan pendekatan campuran atau kombinasi (mixed method) yaitu kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian santri baru kelas X yang berjumlah 25 orang dan pengambilan sample menggunakan Teknik total sampling dan purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner yang sudah valid dan reliabel. Data dianalisa menggunakan statistik deskriptif. Instrumen penelitian juga menggunakan wawancara untuk mendapatkan data secara mendalam. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat stres santri baru dalam kategori tinggi 3 orang (12%), sedang 17 orang (68%) dan rendah 5 orang (20%). Hal ini menunjukkan mayoritas stres santri baru pada kategori sedang. Pada santri baru sering melalaikan tugasnya, susah tidur, kurang fokus, merasa cemas, pusing, gelisah, sering melamun dan merasa gugup. Stres bisa disebabkan oleh faktor lingkungan, keluarga, tuntutan akademik dan faktor diri sendiri. Kata Kunci: Stres; Santri Baru; Pondok Pesantren
Copyrights © 2022