Berdasarkan survey dari BI, sekitar 87,5 % UMKM terdampak COVID-19 dan dari jumlah tersebut 93,2 % terdampak secara negatif dari sisi penjualan karena para pelaku usaha memilih opsi wait and see. Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dimana salah satu mitranya adalah Sekolah Ekspor memberikan harapan baru dalam pemulihan ekonomi akibat dampak covid 19 yaitu melalui peningkatan ekspor Indonesia. Dengan adanya studi independen bersertifikat menjadi eksportir baru 4.0 di Sekolah Ekspor yang memberikan wadah bagi mahasiswa untuk menjadi wirausaha global di masa depan sebagai eksportir baru dengan membuka peluang pasar ekspor serta mengoptimalkan e-commerce ekspor. Penelitian ini merupkan penelitian kualitatif deskriptif dengan observasi langsung di lapangan. Di Sekolah Ekspor ini peserta dibimbing, berdialog dengan duta besar di luar negeri, atase perdagangan dan para mentor yang berkualitas serta para praktisi ekspor yang memberikan materi pembelajaran serta berbagi pengalaman bagaimana membangun, mengelola dan mengembangkan sebuah startup ekspor. Hasil dari kegiatan observasi ini adalah Program MSIB mampu meningkatkan minat wirausaha global mahasiswa dengan terbentuknya kelompok wirausaha yang berorientasi ekspor yaitu startup dengan nama Amerta Global Export yang mengkhususkan diri dalam bidang perdagangan internasional.
Copyrights © 2022