Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan Best Practice. Untuk mengetahui efektivitas penerapan dengan pendampingan, peneliti mengobservasi langsung kegiatan guru dalam Best Practice. Peneliti menggunakan instrumen dokumen portofolio guru dan lembar observasi pelaksanaan Best Practice, sedangkan untuk laporan Best Practice adalah dokumen laporan Best Practice. Hasil penelitian tindakan sekolah dengan melaksanakan Tutor Sebaya Penyusunan Best Practice dalam pendampingan adalah sebagai berikut, Siklus I (satu) sebagai Perencanaan Best Practice, terdapat 1 dari 8 guru yang memiliki kriteria baik. Dalam melaksanakan Best Practice, terdapat 1 dari 8 guru yang memiliki kriteria baik. Dalam membuat Laporan Best Practice, terdapat 4 dari 8 guru yang memiliki kriteria baik. Siklus II hasil pelaksanaan Penelitian tindakan sekolah dengan pendampingan sebagai berikut: dalam perencanaan Best Practice, terdapat 5 dari 8 guru yang memiliki kriteria baik. Dalam melaksanakan Best Practice, terdapat 5 dari 8 guru yang memiliki kriteria baik. Dalam membuat Laporan Best Practice, terdapat 6 dari 8 guru yang memiliki kriteria baik. Maka dapat disimpulkan, dalam penelitian tindakan ini, dari 8 guru hampir semuanya mampu melaksanakan pembuatan Best Practice dengan baik. Hal ini terbukti dari hasil pendampingan pembuatan karya ilmiah dari pemahaman, perencanaan, pelaksanaan sampai menyusun laporan.
Copyrights © 2022