Abstrak Penelitian tentang aspek kebahagiaan dalam konstruksi psikologis remaja penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh spiritual dengan kebahagiaan siswa di sekolah berbasis asrama. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan skala kebahagiaan yang diadaptasi Anggoro dan Widiarso dan skala spiritual assesment inventory yang diadaptasi dari Hall dan Edwards (2002). Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Cluster Sampling dan Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah 110 siswa yang terdiri atas sebaran kelas X dan XI SMA IT Bina Amal dan MA Nudia Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat spiritual SMA IT se-wilayah Gunungpati Semarang masuk kategori sedang dengan kategori sedang pada aspek awareness, realistic acceptance, grandiosity, instability, dan impression management sementara untuk aspek disappointment berasa pada kategori rendah. Tingkat kebahagiaan di sekolah berbasis asrama pada siswa SMA IT se-wilayah Gunungpati Semarang tergolong kategori tinggi, dimana siswa memperoleh kebahagiaan tinggi dari terpenuhinya aspek ikatan kekeluargaan, kebutuhan spiritual, prestasi atau pencapaian diri, dan relasi social. Berikutnya, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara spiritual terhadap kebahagiaan siswa, maka dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki spiritual yang tinggi akan meningkatkan pula kebahagiaan siswa. Implikasi penelitian ini bagi Bimbingan dan Konseling terdapat dalam pembahasan Abstract The research about aspect of happiness in the psychological construction of adolescents is important. This study aims to prove the spiritual influence on student happiness in boarding-based schools. The research method used is quantitative with a happiness scale adapted by Anggoro and Widiarso and a spiritual assessment inventory scale adapted from Hall and Edwards. The sample in this study amounted to 110 students with the distribution of class X and XI SMA IT Bina Amal and MA Nudia Semarang. The results showed that the spiritual level of IT SMA in the Gunungpati area of Semarang was in the medium category which included aspects of awareness, realistic acceptance, grandiosity, instability, and impression management. Meanwhile, the disappointment aspect is in the low category. The level of happiness in boarding-based schools for IT SMA students in the Gunungpati Semarang area is in the high category, where students get high happiness from the fulfillment of aspects of family ties, spiritual needs, achievement or self-achievement, and social relations. Next, there is a positive and significant influence between spirituality on student happiness, it can be concluded that students who have high spirituality will also increase student happiness. The implications of this research for Guidance and Counseling are contained in the discussion.
Copyrights © 2021