Penelitian ini bertujuan untuk konstruksi upaya guru dalam membentuk karakter religius berbasis neurosains dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melakukan wawancara terstruktur mendalam kepada informan penelitian (guru pendidikan agama Islam, dan peserta didik). Data dianalis menggunakan display data, reduksi data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa upaya guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan karakter religious berbasis neorosains adalah dengan mengenalkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Guru pendidikan agama Islam mengajarkan kepada peserta didik arti nilai pendidikan karakter yang berbasis agama sehingga dapat membentuk karakter yang saleh yang menyejukkan jiwa. Guru PAI di sekolah menjadi seorang role model atau suri teladan yang baik di hadapan peserta didik dalam membantuk siswa yang saleh, dan menjadi orang yang saleh. Guru membangun kesadaran emosional dalam mengenali emosi, mengelola emosi dan memberi motivasi diri kepada peserta didik mereka. Dengan demikian peserta didik dapat mengoptimalkan dan memfungsikan seluruh sistem jaringan pada otak secara maksimal sehingga menjadi insan-insan kamil yang memiliki daya berpikir yang paripurna. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan karakter religious peserta didik berbasis neurosains dalam pendidikan Islam
Copyrights © 2022