Bertambahnya usia dan menua merupakan suatu siklus kehidupan dari individu yang tidak terhindarkan, sering bertambahnya usia berbagai perubahan dapat terjadi seperti perubahan fisiologis. Perubahan fisiologis yang sering dijumpai pada lansia yaitu pada sistem muskuloskeletal, seperti adanya keterbatasan sendi, perubahan postur, penurunan kekuatan otot dan ketahanan otot serta penururnan fleksibiltas. Adanya perubahan berapa faktor seperti kolagen, nutrisi, aktivitas maupun faktor lainnya ketika peristiwa penuaan mengakibatkan terjadinya perubahan fleksibilitas. Penurunan fleksibilitas mampu mengakibatkan terjadinya penurunan kemampuan tubuh dalam mempertahankan kesetimbangan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan fleksibilitas trunk dengan keseimbangan postural pada lansia. Penelitian ini dilaksanakan pada 30 April - 25 Mei 2022 dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional study dan menggunakan metode pengambilan sampel total sampling didapatkan sebanyak 50 sampel yang mencukupi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran fleksibilitas trunk menggunakan Modified Modified Schober Test (MMST) dan keseimbangan postural dengan Berg Balance Scale (BBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 lansia didapatkan hasil analisis hubungan fleksibilitas trunk terhadap keseimbangan postural menggunakan uji rank spearman dengan nilai p 0,000 (p<0,05) dan nilai correlation coefficient r 0,841 (r>0,05) yang membuktikan bahwa terdapat hubungan sangat kuat antara fleksibilitas trunk dengan keseimbangan postural pada lansia.
Copyrights © 2022