Penelitian ini dilakukan di SDN Kerpangan yang terletak di Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Penelitian dilakukan untuk menilai kemampuan kognitif siswa. Peneliti memperoleh hasil bahwa nilai peserta didik sangat rendah dalam pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran IPA pada materi SEPEDA (sistem peredaran darah) pada manusia. Ini terjadi karena proses belajar yang kurang efektif, aktif, kreatif, serta inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaaktifan di siswa kelas V di SDN Kerpangan I yang berjumlah 22 siswa. Perbandingan hasil nilai prestest sebelum menggunakan alat peraga dengan hasil nilai postest menggunakan alat peraga sangat berbeda. Pembelajaran dengan menggunakan media alat peraga membuktikan bahwa hasil belajar siswa yang berjumlah 19 orang mencapai di atas KKM (≥70). Berdasarkan hasil perhitungan oleh peneliti didapatkan hasil sebesar 3,17 dan Sig. a = 0.05. Sehingga dapat dipastikan bahwa alat peraga dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Copyrights © 2022