Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis
Vol 13 No 2 (2022): Tahdis

Menelusuri Kehati-hatian Al-Khulafa' Al-Rasyidun dalam Periwayatan Hadis Nabi

Muhammadiyahamin Amin (Lecturer)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Abstrak Hadis atau sunnah Nabi merupakan sumber utama ajaran Islam setelah Al-Qur’an. Keragaman bentuk hadis yang terdiri atas sabda (pernnyataan), perbuatan, taqrir (persetujuan), dan hal-ihwal (sifat dan keadaan pribadi) Nabi Muhammad saw. sangat mempengaruhi cara Nabi menyampaikan hadisnya. Yang pada gilirannya, para sahabat pun menempuh berbagai cara dalam menerima hadis dari Nabi. Pasca wafatnya Nabi, kendali kepemimpinan umat beralih ke tangan al-Khulafa’ al-Rasyidun. Dalam kapasitasnya sebagai kepala negara, mereka mempunyai sikap dan kebijakan yang berbeda-beda dalam periwayatan hadis. Akan tetapi yang jelas, mereka menunjukkan kehati-hatian dalam periwayatan tersebut. Abu Bakar al-Shiddiq menjalankan sikap ketat dalam periwayatan hadis. 'Umar bin al-Khaththab dan 'Usman bin 'Affan menekankan larangan memperbanyak periwayatan hadis. Sedangkan 'Ali bin Abi Thalib mempraktekkan persyaratan sumpah terhadap periwayat hadis Nabi. Kata Kunci Nabi Muhammad saw., al-Khulafa’ al-Rasyidun, Periwayatan Hadis.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

tahdis

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Tahdis : Jurnal Kajian Ilmu Hadis adalah jurnal Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Alauddin Makassar yang berisi artikel ilmiah dan hasil penelitian berkaitan tentang Hadis dan Ilmu ...