Meskipun UMKM memiliki resiliensi yang tinggi, pandemi COVID-19 yang masuk ke Indonesia sejak 2020 merubah lingkungan bisnis di Indonesia, termasuk lingkungan bisnis UMKM. Namun, pandemi COVID-19 diprediksi akan segera berakhir meskipun virus Sars-CoV-2 tetap ada. UMKM seperti Sushi Chingu perlu mempersiapkan diri menghadapi lingkungan bisnis baru yang akan dihadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui posisi relatif Sushi Chingu terhadap lingkungan internal maupun lingkungan eksternal yang dihadapi serta membentuk alternatif-alternatif strategi yang dapat diadopsi Sushi Chingu pasca pandemi COVID-19. Metode penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Data yang didapat kemudian diolah menggunakan matriks IFE, matriks EFE, dan analisa SWOT. Hasil analisa matriks IFE menunjukkan bahwa kekuatan internal Sushi Chingu berada pada tahap rata-rata, sedangkan berdasarkan hasil matriks EFE, kemampuan Sushi Chingu menyikapi peluang dan ancaman yang ada relatif baik. Hasil analisa SWOT yang dilakukan menghasilkan beberapa alternatif strategi yang dikategorikan menjadi ST, SO, WT, dan WO
Copyrights © 2023