Pendahuluan: Salah satu tanaman herbal yang sering digunakan sebagai tanaman obat adalah tanaman kersen. Daun kersen dapat disajikan dengan cara direbus atau direndam dalam air. Daun kersen digunakan untuk menurunkan demam, meredakan sakit kepala, dan asam urat. Selain itu, daun kersen juga bisa digunakan sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antidiabetes dan antitumor. Daun kersen banyak mengandung komponen flavonoid seperti flavon, flavanon, flavan, flavanol, isoflavon dan biflavan dengan aktivitas antidiabetes dan sitotoksik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa kadar flavonoid total yang terkandung dalam ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L). Metode: Desain penelitian eksperimental dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan konstrasi larutan kuersetin 40, 50, 60, 70, dan 80 ppm dengan pengukuran dengan panjang gelombang maksimal 432 nm Hasil: Pada kurva baku standar diperoleh persamaan regresi linier yaitu Y= 0,0073x + 0,056 dengan nilai r =0,995. Hasil yang didapat pada identifikasikadar flavonoid ekstrak daun kersen ialah sebanyak 46,51mgQE/g ekstrak, yang artinya dalam setiap gram ekstrak daun kersen mengandung flavonoid yang setara dengan 46,51mg kuersetin. Kesimpulan: pada penelitian ini kadar senyawa flavonoid yang terkandung dalam ekstrak daun kersen sebanyak 46,51mgQE/g ekstrak, dengan kata lain 1gram ekstrak daun kersen setara dengan 46,51mg kuersetin.
Copyrights © 2022