Orang harus memahami bahwa bahasa adalah media komunikasi. Namun, terkadang bahasa asing yang dipelajari dan digunakan dalam percakapan menyebabkan beberapa kesalahan. Penyebab kesalahan tersebut adalah adanya interferensi linguistik dari bahasa ibu ke bahasa kedua atau bahasa asing. Kasus itu terjadi pada mahasiswi Institut Daru Al-Lughah dan Dakwah Bangil. Mereka berbicara bahasa Arab, tetapi terkadang bahasa mereka bercampur dengan unsur-unsur bahasa Arab. Baik dari suara, gaya atau superposisi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis interferensi linguistik dalam percakapan sehari-hari mahasiswa di lembaga ini. Dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi linguistik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang datanya berupa kata-kata tertulis dari hasil wawancara dan observasi terhadap masyarakat penelitian. Dan data yang diperoleh dalam penelitian ini dari proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah: 1) Jenis-jenis interferensi linguistik dalam percakapan siswa adalah: interferensi gramatikal dan morfologis, interferensi fonemik, interferensi stilistika, interferensi semantik dan interferensi budaya. 2) Faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi kebahasaan di Lembaga Dar Al-Lughah wa Dakwah Bangil adalah: kedwibahasaan penutur, lemahnya pengawas dari dosen dan jurusan bahasa, penguasaan bahasa pertama lebih besar dari bahasa kedua, minimnya perbendaharaan kata, dan minimnya penerapan bahasa Arab dalam percakapan sehari-hari.
Copyrights © 2022