Bahaya listrik pada sektor rumah tangga di Indonesia hingga saat ini masih belum dapat terselesaikan. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi yaitu mulai dari kebiasaan, pengetahuan, hingga ketersediaannya sarana prasarana pendukung. Salah satu dusun yang memiliki permasalahan bahaya listrik rumah tangga adalah di Dusun Tegal Asri RT 06, Tamanan, Banguntapan, Bantul. Permasalahan tersebut adalah penggunaan stop kontak bertumpuk dengan persentase 80% dari jumlah masyarakat disana. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan edukasi kepada warga RT 06 Tegal Asri mengenai pengetahuan instalasi kelistrikan, potensi bahaya listrik dan pengendaliannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah dengan Focus Group Discussion (FGD) dan Musyawarah Masyarakat Dusun dalam menentukan prioritas masalah, selanjutnya dilakukan intervensi dalam memecahkan masalah yaitu memberikan edukasi melalui penyuluhan berupa ceramah, diskusi dan poster sebagai media dan pemberian kabel roll stop kontak sesuai SNI. Hasil pengabdian kepada masyarakat berdampak bertambahnya pengetahuan dan perilaku keselamatan warga RT 06 Tegal Asri mengenai bahaya listrik dan cara menggunakan listrik yang aman di rumah tangga.
Copyrights © 2022